15 Oktober 2017

15 Oktober 2017

Pada minggu ini di kebaktian BICF IC yang merupakan gereja Indonesia di Beijing mengangkat tema “Persembahan pembawa maut” 

Ada dua orang persembahan, Kain dan Habel.

Kenapa persembahan kain tidak diterima? Karena persembahan kain adalah sayur busuk? Karena tidak ada darah? Kenapa?

Kejadian 4:1-16
Tidak ada ditulis di Alkitab tentang sayur busuk, dsb.

Ibrani 11:4
Korban Habel lebih baik. Itu saja alasannya.

Yang diberikan Habel adalah yang pertama.

Kenapa sampai korban Habel diterima? Karena Tuhan suka lemak. Segala lemak adalah kepunyaan Tuhan. Habel adalah seseorang yang memprioritaskan Allah. Ia menyisihkan untuk Allah bukan menyisakan.

Menyisihkan tidak sama dengan menyisakan.
1 Yoh 3:12 Kain segala perbuatan nya jahat. Makanya persembahan nya ditolak.

Mungkin kah kita menipu Tuhan? Mungkin. Kita menutupi-nutupi segala dosa kita dengan persembahan, dengan pelayanan. Dengan apalagi? Dengan kehadiran yang rutin. Kita pikir kalau kita ke gereja tiap minggu segala dosa kita beres.

Apakah kita sedang menipu Tuhan?

Hukum yang ke 10 dikatakan jangan iri hati.

Ada yang bilang iri hati adalah perasaan tak puas atas segala sesuatu yang kita miliki. Perasaan tertarik kepada milik orang lain yang berlebihan. Menginginkan yang terlalu berlebihan. Itu sebabnya segala cara kita gunakan termasuk menjatuhkan orang lain.

Kalau menginginkan tapi tidak berlebihan? Boleh. Tidak harus menginginkan itu selalu salah. Dalam batas tertentu menginginkan itu bukan dosa. Kalau berkelebihan itu baru dosa.

Apa tandanya kita mulai iri?
1. Tidak punya keyakinan diri
2. Lebih memperhatikan penampilan luar
3. Menjadi sangat egois
4. Mulai membandingkan
5. Muncul ekspresi ketidaksukaan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat
6. Kehilangan sukacita
7. Dikuasai kemarahan
8. Mulai menghindar
9. Mulai menebar fitnah
10. Kehilangan pengharapan

Iri hati menghancurkan diri sendiri dan orang lain.

Bagaimana supaya kita sembuh dari iri hati?
1. Sadari kalau kita mulai jatuh
2. Akui secara pribadi di hadapan Tuhan
3. Akui di hadapan orang lain
4. Tolak dan terus tolak
5. Mulai lihat kelebihan mu
6. Tetap dekat dan jangan menjauh
7. Mulai lihat dari sisi positif dari kondisi itu

Comments are closed.