19 November 2017

19 November 2017

Pada minggu ini di kebaktian BICF IC yang merupakan gereja Indonesia di Beijing mengangkat tema “Dihimpit Namun Tak Terjepit” yang diambil dari Matius 14: 24-30

 

Buat apa jadi Kristen kalau banyak masalah? Buat apa percaya Yesus dan punya Tuhan kalau banyak masalah? Seandainya kita tidak percaya Yesus, apakah tidak ada masalah? Kenapa banyak orang bertanya seperti ini?

Dunia tempat kita tinggal bukan dunia yang ideal. Dunia kita ini sudah rusak. Itu sebabnya saudara, percaya atau tidak percaya Yesus, kita tetap bisa menghadapi kesulitan2. Apakah hanya orang Kristen yang kena tsunami dan tanah longsor?

Tapi kenapa masih banyak orang Kristen yang bertanya pertanyaan itu? Mungkin karena banyak orang Kristen yang termakan janji palsu. Janji palsu bahwa tidak ada kesulitan, kesusahan, yang ada hanya kesenangan. Banyak yang tidak suka kalau firman Tuhan mengajarkan tentang penderitaan. Sering kali kita di nina bobo kan dengan janji palsu.

Yesus bilang kalau kamu ikut Aku, kamu akan dibenci, dianiaya, difitnahkan segala yang jahat. Jadi betul tidak jadi Kristen banyak masalah? Betul. Ketika kita jadi Kristen, kita menjadikan diri kita musuh bagi dunia.

Menjadi musuh dunia juga berarti menjadi musuh iblis. Sebab itu jgn berharap punya kehidupan aman dan nyaman, karena iblis terus cari cara utk membinasakan Anda.

Mengapa iblis menaburkan lalang dan bukan yang lain? Karena mirip.

Dosa itu tidak selalu berbicara apa yang kita benci, tetapi juga apa yang kita senangi.

Iblis itu bapak segala penipu. Dia berusia ribuan tahun. Banyak pengalaman utk menjatuhkan Anda dan saya.

Kehidupan Kristen penuh tantangan, tidak aman. Tetapi kita tidak perlu takut dengan kehidupan yang susah, yang tidak mudah.

Tips menghadapi masalah
1. Jangan takut sebab semua dalam kendali Tuhan.
2. Jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan/jalan keluar.
3. Jangan hanya lihat dari sisi buruk nya, dari setiap peristiwa, ada hikmah yang bisa diambil
4. Jangan pakai cara Anda tapi pakailah cara Allah
5. Jangan arahkan pandangan Anda kemasa sekarang tetapi kemasa yang akan datang

Comments are closed.